Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (MinSel)

 
       
     

  

Dasar Hukum

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2005 tentang Penetapan Lambang Daerah Kabupaten Minahasa Selatan.

Makna dan Arti

  • Perisai, melambangkan ketahanan dan keunggulan dalam menghadapi berbagai tantangan.

  • Burung Manguni, sebagai Lambang Keminaesaan dengan sifat dinamis, santun, sportif dan selalu waspada.

  • Bulu Sayap kiri dan kanan serta ekor, berjumlah 27 menggambarkan tanggal 27 sebagai tanggal penetapan Undang-undang Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan.

  • Pohon Kelapa yang terputus menggambarkan angka 1 atau Bulan Januari.

  • Dua Kaki dan Tiga Jari yang nampak menggenggam pita melambangkan Tahun 2003, sebagai tahun terbentuknya Kabupaten Minahasa Selatan.

  • Buku di dada Burung Manguni melambangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

  • Buah Cengkih di pucuk Pohon Kelapa mengandung makna kekayaan alam dan kesuburan tanah Minahasa Selatan.

  • Jangkar Kapal di bawah Pohon Kelapa mencerminkan potensi kekayaan laut serta Perdagangan.

  • Ungkapan “Cita Waya Esa”, di permukaan pita kuning berarti : “Kita Semua Satu”.

  • Makna warna yang terkandung dalam Lambang Daerah adalah sebagai berikut :

    Putih   : Mengandung arti ketulusan  dan kesucian, kesalehan dan kedamaian, nurani dan etika.

Merah : Melambangkan cinta, semangat dan keberanian

Kuning: Mengandung makna kejayaan, keberhasilan, kedewasaan, berbudi luhur dan keimanan.

Hijau  : Mempunyai arti kesuburan, kesejahteraan, pengharapan, dan kehidupan.

Biru    : Melambangkan kebesaran, kebenaran dan   kesetiaan.

Hitam : Melambangkan kekuatan, keunggulan, keabadian/kekekalan.

Coklat : Melambangkan kesuburan tanah.

 

 

Kantor Bupati Minahasa Selatan
Jl. Trans Sulawesi Kel. Pondang - Amurang
Sulawesi Utara - Indonesia
Phone: (+62 - 430) 22989. Fax: (+62 - 430) 22989
Email: info@minsel.go.id